Kabid Peternakan Manap Pudul
KOTAMOBAGU – Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertanak) Kotamobagu mulai melakukan peninjauan ketersediaan Sapi dan Kambing di Pasar Kotamobagu untuk untuk menjamin ketersediaan hewan kurban jelang Hari Raya Idul Adha.
Kabid Peternakan Dispertanak Kotamobagu Manap Pudul mengatakan sejak pekan lalu timnya berada di pasar dan lokasi-lokasi penjualan hewan, untuk melihat langsung ketersediaan Sapi dan Kambing. “Alhamdulillah, jumlah hewan yang tersedia untuk kebutuhan jelang hari raya kurban masih aman,” ungkapnya.
Ia juga sampaikan hewan kurban yang di jual hampir semuanya dari luar Kota Kotamobagu semisal Sapi ada yang berasal dari Minahasa, Bolmut, dan Boltim. “Biasanya ada juga dari Gorontalo, numun belum bisa masuk karena surat-surat jaminan kesehatannya tidak ada,” katanya.
Sedangkan untuk Kambing semuanya dari wilayah Palu. “Kambing yang dari Palu tidak masalah karena memiliki surat soal jaminan kesehatannya. Jika tidak aman, pastinya tidak bisa lewat dari pos perbatasan di Bolmut maupun Bolsel,” ungkap Manap.
Sementara sesuai pantauan di lapangan untuk harganya masih terbilang mahal untuk Sapi yakni Rp 10 Juta hingga Rp 12 Juta per ekor dan Kambing Rp 2,5 Juta hingga Rp 6 Juta. (Mg-12)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini