ZONATOTABUAN.COM, KOTAMOBAGU РDinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP) menggelar Focus Group Discussion (FGD) Rencana Umum Penanaman Modal (RUPM) Kota Kotamobagu Tahun 2019.

FGD dibuka langsung oleh Asisten II Pemkot Kotamobagu Gunawan Damopolii, di ruang rapat Bapelitbangda Kotamobagu, Senin (1/10/2019).

FGD tersebut merupakan upaya mendorong terwujudnya iklim penanaman modal yang kondusif dan meningkatkan peluang investasi serta meningkatkan efektivitas promosi.

Asisten II mengatakan, FGD ini penting agar rencana ke depan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kotamobagu bisa sejalan dengan Pemprov Sulut. “Untuk itu apa yang kita rencana harus sesuai dengan data di lapangan. Penting sinergi dengan pemprov agar sejalan,” ungkapnya.

Lanjutnya, pertemuan ini bagaimana menghasilkan suatu bisnis dari penanaman modal Kota Kotamobagu. “Untuk itu, meminta kepada instansi terkait harap bersinergi dalam melakukan pendataan di lapangan sesuai Road Map yang ada,” katanya.

Ia menambahkan, adapun maksud dan tujuan FGD ini memberikan panduan ke Pemkot Kotamobagu dalam menyusun RUPM. “Landasannya sesuai dengan rencana jangka panjang dan isu-isu serta peluang investasi di masa kini dan masa datang,” tuturnya.

Sementara itu, Kadis PM-PTSP Kotamobagu Noval C Manoppo mengatakan, RUPM ini akan memuat data-data baik pertumbuhan ekonomi, Indeks Pembangunan Manusia dan lainnya. “Tujuannya lebih ke bagaimana menarik para investor datang ke Kota Kotamobagu,” ungkapnya.

Ia menambahkan, sebelum akhir tahun ditargetkan sudah selesai. “Kita pastikan bisa selesai secapatnya. Nantinya setelah disusun, kemudian akan diusulkan kepimpinan untuk disahkan menjadi Perwako tentang RUPM,” pungkasnya. (Rhi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here