Kodapa
Kodapa

ZONATOTABUAN.CO – Pandemi Covid-19 membawa dampak negatif di berbagai sektor, tak terkecuali dalam sektor ekonomi. Banyak warga yang kehilangan pekerjaan namun banyak pula yang bangkit dan memanfaatkan berbagai peluang usaha agar bisa mendapatkan penghasilan atau tetap berjuang hidup di masa pandemi Covid-19.

Salihin Mamonto, warga kelurahan Mongkonai Barat, kecamatan Kotamobagu Barat, mencoba membuat kerajinan tangan yang berbahan dasar bambu dan rotan, yang dikenal dengan kerodong dan pekarangan ayam, atau dalam bahasa Mongondow disebut Kodapa.

Salihin mengaku awalnya membuat kodapa ini untuk ayam-ayam miliknya.

“Saya hanya membuat satu atau dua kodapa, karena banyak yang bertanya dan berminat akhirnya saya memutuskan untuk membuat dan menjualnya. Bertepatan juga dengan Covid-19 yang mengharuskan kita tetap dalam rumah, maka saya memutuskan untuk membuat dan menjualnya sebagai penghasil bagi keluarga,” terangnya.

Lanjutnya, usaha dari hasil tangannya baru berjalan beberapa bulan tepatnya sejak Juni 2020 sampai saat ini.

“Awal membuat ini sekitar bulan Juni dan pembeli terus berdatangan. Alhamdulillah bisa menambah penghasilan di tengah Covid-19,” ungkapnya

Kodapa atau yang disebut juga kurung tradisional  ini, ada bermacam-macam harga, mulai dari kisaran 50 ribu sampai 85 ribu.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini