Partai Hanura
Pembukaan Musdalub Ke II DPD Partai Hanura Sulut.

ZONATOTABUAN.CO – Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) Ke II Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Sulawesi Utara (Sulut) sukses dilaksanakan dengan terpilihnya Ketua Reynold Wuisan dan Sekretaris Rusli Umar, untuk menahkodai Partai Hanura Sulut periode 2021 sampai 2025. Kedua kader terbaik itu terpilih secara aklamasi.

Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan DPP Partai Hanura, Benny Rhamdani yang sebelumnya menjadi Plt Ketua DPD Hanura Sulut, mengungkapkan rasa syukur atas terpilihnya kedua anak muda tersebut.

“Paket dua anak muda ini menunjukkan keberagaman, ini cermin Sulut, Paket Nasrani dan Muslim ini menandakan kalau Partai Hanura adalah Partai Nasionalis. Kedepan Hanura harus bisa jadi kekuatan poros politik baru, yang dalam perjuangannya harus mengedepankan kepentingan rakyat,” ujar Benny Rhamdani ketika ditemui di sela-sela pelaksanaan Musdalub Ke II DPD Partai Hanura Sulut, di Hotel Sutanraja Kotamobagu, Rabu (23/6/2021).

Dirinya menambahkan, awalnya jajaran DPC Partai Hanura se Sulut meminta Benny Rhamdani untuk bisa memimpin partai tersebut kedepan. Namun hal tersebut menurut Benny adalah hal yang tidak bisa dia terima.

“Pada awalnya seluruh DPC meminta saya menjadi Ketua DPD Hanura Sulut. Atas permintaan itu secara tegas saya tadi menolak, karena hal tersebut tidak mungkin. Alasan yang pertama pertama saya ini sebagai Wakil Ketua Umum OKK DPP Partai Hanura yang mengurus 34 Pengurus DPD Provinsi, 514 Pengurus DPC Kabupaten/Kota, serta 7183 Pengurus Kecamatan dan 82 ribuan Pengurus Desa dan Kelurahan. Selain itu, ada juga tugas Negara yang masih saya emban yakni sebagai Kepala BP2MI RI yang mengurus sekira 9 juta pekerja migran Indonesia. Kalau saya menjadi ketua DPD Hanura Sulut maka akan mengganggu tugas-tugas tadi,” jelasnya.

Kedepan memang tantangan cukup berat, sebab melihat ketua – ketua partai di Sulut, mulai dari PDIP yang dipimpin oleh Pak Olly Dondokambey yang juga Gubernur Sulut, terus Partai Golkar yang dipimpin oleh mantan Bupati, begitu juga Partai Nasdem yang dipimpin oleh mantan Walikota, sama juga dengan Partai Demokrat yang dipimpin oleh mantan Walikota.

“Tapi saya sudah menekankan, kalau kader Partai Hanura tidak boleh kita merendah diri dan minder melihat tokoh-tokoh besar seperti itu. Sebab mereka juga tokoh-tokoh besar itu awalnya seperti kita tidak dikenal, karena semuanya memulai dari bawah. Makanya, saya kemudian merekomendasikan Reynold Wuisan sebagai Ketua dan dipaketkan dengan saudara Rusli Umar sebagai Sekretaris. Saya yakin, anak muda ini sangat mampu membesarkan Partai Hanura di Provinsi Sulut,” tuturnya.

Benny juga dalam kesempatan itu, menegaskan kalau dirinya akan mendukung penuh kerja-kerja pengurus DPD Partai Hanura Sulut.

“Yang jelas dan paling prinsip, partai ini tidak boleh diisi oleh orang-orang yang bermental pecundang, yakni orang – orang yang hanya berfikir dirinya dan hanya memanfaatkan partai untuk kepentingan dirinya. Yang hanya berorientasi mencuri dan bukan memberi. Kita semua berharap mudah-mudahan mereka ini adalah anak muda yang memiliki visi dan misi segar untuk kepentingan rakyat Sulut kedepan,” tambahnya. (*/Murianto)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here