Suasana rapat paripurna dalam rangka penyampaian LKPj Tahun 2021, sekaligus penyampaian empat Parpol mundur dari Fraksi NaTo.

ZONA TOTABUAN – Fraksi Nusantara Totabuan (NaTo) yang baru diusulkan pembentukannya mengalami sedikit guncangan.

Hal itu usai empat partai politik (Parpol) yakni Gerindra, Perindo, PBB, dan PKS mundur dari Fraksi NaTo.

Adapun mundurnya empat Parpol tersebut, mendapatkan tanggapan dari calon Ketua Fraksi NaTo Argo Sumaiku yang merupakan anggota DPRD Kabupaten Boltim dari Partai Demokrat.

Argo Sumaiku masih tetap ngotot agar fraksi ini diakui meski teman-temannya mundur dari Fraksi NaTo, yang baru diusulkan. Karena menurutnya, pengusulan sudah lewat paripurna.

“Saya merasa ditinggalkan oleh teman-teman yang tidak komitmen. Padahal kemarin, kami sudah sama-sama keluar dari fraksi awal, tapi saya tetap mengucapkan terimakasih kepada teman-teman yang telah meninggalkan saya,” ujar Argo Sumaiku dengan nada kecewa.

Sementara itu, Nelson Ochotan salah satu pengamat politik Kabupaten Boltim mengatakan, bahwa pembentukan Fraksi NaTo sejak awal tidak begitu matang.

Menurutnya mungkin teman-teman dari partai lain sadar, bahwa ada tujuan lain dalam pembentukan fraksi tersebut dan akhirnya mereka memilih keluar

“Ini ibaratnya layu sebelum berkembang, dan mungkin dalam pendistribusian AKD (alat kelengkapan dewan) mereka tidak akan dapat. Artinya mereka yang tetap bertahan di fraksi ini akan zonk tanpa AKD,” ungkapnya.

Fraksi NaTo yang dalam proses pembentukan dan diinisiasi oleh anggota DPRD asal Partai Demokrat yakni Argo Sumaiku sempat viral beberapa waktu lalu. Karena di posting oleh Argo Sumaiku ke media sosial, dengan judul, “Fraksi Nato terbentuk diinisiasi 6 parpol Argo Sumaiku Ketua” postingan ini disertai foto beberapa anggota DPRD Boltim.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here