Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto bersama Direktur Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah II Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR Thomas Setiabudi Aden.

ZONA TOTABUAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) yang dinakhodai Bupati Sam Sachrul Mamonto S.Sos, M.Si terus menunjukkan komitmen dalam membangun daerahnya.

Kali ini, Bupati Sam Sachrul Mamonto (SSM) menemui anak buah Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono yakni Direktur Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah II Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR Thomas Setiabudi Aden, di ruang kerjanya pada Selasa, 19 April 2022.

Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto bersama Direktur Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah II Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR Thomas Setiabudi Aden.

Dalam pertemuan itu, Bupati SSM menyampaikan maksud dan tujuannya terutama soal pelebaran jalan di wilayah Kabupaten Boltim.

Bahkan pelebaran yang dimaksud juga menjadi salah satu program percepatan pembangunan nasional yakni sinisir wilayah Modayag dan Buyat – Tutuyan.

Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto bersama Direktur Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah II Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR Thomas Setiabudi Aden.

“Panjang keseluruhan jalan nasional yang ada di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur kurang lebih 80 kilometer. Jadi harus ada yang ditingkatkan. Peningkatan jalan menjadi 4 lajur (22 Meter) yakni ruas jalan Modayag dan Buyat Tutuyan,” ujar Bupati dihadapan Direktur Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah II Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR.

Sementara itu, Direktur Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah II Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR Thomas Setiabudi Aden mengungkapkan, bahwa pada dasarnya pihak kementrian sudah mengetahui rencana tersebut, dan Kabupaten Boltim akan diprioritaskan untuk peningkatan jalan.

Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto saat menyampaikan usulan peningkatan jalan dan pembangunan jembatan kepada Direktur Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah II Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR.

“Peningkatan jalan yang dimaksud baik yang 7 meter maupun yang 4 lajur 22 meter. Kementerian sudah menyiapkan angaran tapi dengan catatan harus clear sampai di tingkat bawah,” tuturnya Thomas.

Di akhir pembahasan, Bupati Sam Sachrul Mamonto juga mengusulkan pembuatan beberapa jembatan di Kabupaten Boltim kepada Direktur Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah II Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR. (Advertorial)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini