Cemilan Khas Kotamobagu
Cemilan Khas Kelurahan Motoboi Kecil.

ZONATOTABUAN.CO – Lesmi Pasi, Warga Kelurahan Motoboi Kecil, Kecamatan Kotamobagu Selatan, adalah seorang ibu rumah tangga yang sukses mengembangkan usahanya.

Kesuksesan paling besar ketika dua anaknya berhasil mendapatkan gelar sarjana di salah satu Perguruan Tinggi.

Mama Rukli (sapaan akrab Lesmi Pasi, red) pemilik usaha yang diberi nama Nur Setia menceritakan awal perjalanannya sejak 20 tahun lalu.

Ia katakan bahwa dorongannya untuk terus mengembangkan usaha bagaimana anak-anak bisa sukses hingga ke Perguruan Tinggi.

“Alhamdulillah, anak pertama dan kedua sudah selesai sekolah sampai ke jenjang Sarjana, sedangkan yang ketiga sudah duduk di bangku SMA. Ini juga atas dorongan dari suami. Yang pasti, modal awal bagaimana bekerja sambil mengurus anak-anak,” ujar Mama Rukli.

Adapun produk yang dihasilkan oleh Nur Setia, Lesmi katakan, berbagai macam cemilan seperti Panada Tore, Stik Bawang, Kacang-kacangan dan Stik Kates.

“Seperti untuk cemilan Panada Tote dimana setiap hari menghasilkan 20 sampai 25 kilo ukuran 1 kilogram dengan harga 60 ribu. Kemudian ada juga ukuran seperdua kilo harganya 30 ribu, serta untuk kemasan dua ons harga 15 ribu,” tuturnya.

Untuk pemasaran produk Nur Setia, Mama Rukli sampaikan, sudah masuk ke supermarket yang ada di Kota Kotamobagu.

“Mulai dari Paris Supermarket, Abdi Karya, Dragon, sampai warung-warung di terminal dan di toko oleh-oleh khas Kotamobagu,” ungkapnya.

Selain itu, ada juga di luar daerah seperti di Kota Manado.

“Paling banyak permintaan pada saat hari besar keagamaan seperti Idul Fitri, Idul Adha, Natal, Tahun baru dan lainya,” tambahnya. (*/Murianto)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here